Kamis, 30 Maret 2017
Dua Belas Prinsip Animasi pada Animasi Mickey Mouse
Selasa, 08 November 2016
Penerapan Sistem Cerdas dalam Kehidupan Sehari-hari
- Jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke peserta didik dengan menggunakan media internet, intranet, atau media jaringan komputer lain. Darin E. Hartley [Hartley, 2001]
- Sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone. LearnFrame.Com dalam Glossary of e-learning Terms [Glossary, 2001]
- Sarana pendidikan yang mencakup motivasi diri sendiri, komunikasi, efisiensi, dan teknologi. Matthew Comerchero dalam E-learning Concepts and Techniques [Bloomsburg, 2006]
- Sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. (Wahono, 2005, p. 1)
E-learning sebagai pengganti digunakan dibeberapa perguruan tinggi di negara-negara maju. Tujuannya untuk membantu mempermudah mahasiswa mengelola kegiatan pembelajaran sehingga mahasiswa dapat menyesuaikan waktu dan aktivitas lainnya dengan kegiatan perkuliahan. Mahasiswa dapat memilih model kegiatan pembelajaran yaitu tatap muka saja, sebagian tatap muka dan sebagian melalui internet atau sepenuhnya melalui internet.
Minggu, 02 Oktober 2016
Apa Itu Teknologi Sistem Cerdas?
- Terbatas pada domain keahlian tertentu
- Dapat memberikan penalaran untuk data yang tidak pasti
- Dapat mengemukakan rangkaian alasan yang diberikannya dengan cara yang dapat dipahami
- Berdasarkan pada kaidah atau ketentuan tertentu
- Dirancang untuk dapat dikembangkan secara bertahap
- Pengetahuan dan mekanisme penalaran (inference) jelas terpisah
- Keluarannya bersifat anjuran
- Sistem dapat mengaktifkan kaidah secara searah yang sesuai dituntun oleh dialog dengan user
Minggu, 27 Maret 2016
Apa Itu ITSM?
Information Technology Service Management atau disingkat ITSM merupakan konsep manajemen dalam memberi layanan teknologi informasi secara baik dan berhasil kepada pelanggan atau metode pengelolaan sistem teknologi informasi (TI) yang terpusat pada konsumen layanan TI terhadap bisnis perusahaan. ITSM merupakan kebalikan dari pendekatan manajemen TI dan interaksi bisnis yang terpusat pada teknologi. Istilah ITSM tidak berasal dari suatu organisasi, pengarang, atau pemasok tertentu dan awal penggunaan frasa inipun tidak jelas kapan dimulainya. ITSM berfokus pada proses dan karenanya terkait dan memiliki minat yang sama dengan kerangka kerja dan metodologi gerakan perbaikan proses (seperti TQM, Six Sigma, Business Process Management, dan CMMI).
- Partners/Suppliers
- People
- Product/Technology
- Process
Selasa, 24 November 2015
Apa Itu Kemiskinan?
- Pendidikan yang Terlampau Rendah
- Malas Bekerja
- Keterbatasan Sumber Alam
- Terbatasnya Lapangan Kerja
- Keterbatasan Modal
- Beban Keluarga
- Hak atas pekerjaan produktif dan yang memberikan imbalan layak sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap rumah tangga atau perorangan
- Prasarana yang mampu menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk
- Partisipasi seluruh penduduk, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam pelaksanaan proyek-proyek yang berhubungan dengan penyediaan barang dan jasa kebutuhan dasar
Kamis, 19 November 2015
Bekerjasama dalam Sebuah Tim
- Terdiri dari dua orang atau lebih dalam interaksi sosial baik secara verbal maupun non verbal
- Anggota kelompok harus mempunyai pengaruh satu sama lain supaya dapat diakui menjadi anggota suatu kelompok
- Mempunyai struktur hubungan yang stabil sehingga dapat menjaga anggota
- Kelompok secara bersama dan berfungsi sebagai suatu unit
- Anggota kelompok adalah orang yang mempunyai tujuan atau minat yang sama
- Individu yang tergabung dalam kelompok, saling mengenal satu sama lain serta dapat membedakan orang-orang yang bukan anggota kelompoknya
- Tahap 1 – Forming
- Tahap 2 – Storming
- Tahap 3 – Norming
- Tahap 4 – Performing
- Tahap 5 – Adjourning dan Transforming
- Teamwork adalah kerjasama dalam tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan
- Sama-sama bekerja bukanlah teamwork itu adalah kerja individual
- Filosofi teamwork "saya mengerjakan apa yang anda tidak bisa dan anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa"
- Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, departemen harus disingkirkan
- Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama bukan individual
- Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai tambah namun bisa menjadi minus jika tidak ada saling pengertian
- Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota tim akan menjadi modal sukses bersama
- Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing maka target korporasi pasti akan segera terealisasi
- Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan tim
- Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses pencapaian target
- Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemboikotan kerjasama
- Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam tim, realisasi target tidak perlu waktu yang lama
- Ingatlah selalu bahwa "teamwork makes the dream work"
Selasa, 10 November 2015
Perkembangan Komputer Sampai Saat Ini
- V. Carl Hamacher
- Robert H. Blissmer
- William M. Fuori
- Komponen elektronikanya dari Tabung Hampa (Vacuum Tube)
- Beratnya 30 ton dan bervolume 15.000 kaki persegi
- Programnya masih menggunakan bahasa mesin dengan menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu
- Diprogram secara manual dan kecepatan operasinya 500 per detik
- Ukurannya besar dan memerlukan tempat yang sangat luas
- Banyak Pendingin (AC) karena banyak mengeluarkan panas
- Prosesnya relatif lambat
- Memerlukan Kapasitas untuk menyimpan data kecil
- Komponen elektronikanya dari Transistor
- Program dibuat dengan Assembly Language, Common Business-Oriented Language (COBOL), Formula Translator (FORTRAN), dan ALGOL
- Ukurannya relatif kecil
- Tidak banyak mengeluarkan panas
- Telah mengenal Magnetic Tape dan Magnetic Disk untuk menyimpan data
- Proses relatif lebih cepat
- Kapasitas untuk menyimpan data semakin besar
- Komponen elektronikanya dari Integrated Circuit (IC) yang berbentuk lempengan atau chip
- Program dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (High Level Language) yaitu BASIC, FORTRAN, COBOL
- Sudah menerapkan konsep multi processing dan dapat menjalankan program lebih dari satu multi programming dalam waktu yang bersamaan
- Dapat berkomunikasi dengan peralatan lain untuk melakukan komunikasi data seperti telepon dengan komputer
- Ukurannya lebih kecil dari komputer generasi kedua
- Mulai mengenal Multi Programming dan Multi Processing
- Adanya integrasi antara Software dan Hardware dalam Sistem Operasi
- Prosesnya sangat cepat
- Kapasitas untuk menyimpan data lebih besar
- Penggunaan listrik lebih hemat
- Menggunakan Large Scale Integration (LSI)
- Dikembangkan komputer micro yang dikembangkan micro processor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori komputer
- Teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun,yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi
- Komputer generasi ini masih dalam tahap pengembangan dan pemakainya belum banyak
- Komponen elektronikanya menggunakan bentuk paling baru dari chip VLSI
- Program dibuat dalam bahasa PROLOG (Programming Logic) dan LISP (List Processor)
- Difokuskan kepada AI (Artificial Inteligence/Kecerdasan Buatan) yaitu sesuatu yang berhubungan dengan penggunaan komputer untuk melaksanakan tugas-tugas yang merupakan analog tingkah laku manusia
- Dapat membantu menyusun program untuk dirinya sendiri
- Dapat menerjemahkan dari suatu bahasa ke bahasa lain
- Dapat membuat pertimbangan-pertimbangan logis
- Dapat mendengar kalimat perintah yang diucapkan serta melaksanakannya
- Dapat memilih setumpuk fakta serta menggunakan fakta yang diperlukan
- Dapat mengolah gambar dan grafik dengan cara yang sama dengan mengolah kata
Sabtu, 31 Oktober 2015
Perubahan dan Pengembangan Organisasi
- Perubahan Organisasi
Perubahan organisasi adalah suatu
variasi dari cara-cara yang telah mapan yang selama ini berlangsung dalam
organisasi dan dipergunakan serta ditaati oleh anggota organisasi dalam
melakukan aktivitasnya dan berbeda dari apa yang selama ini ada dan telah berlaku
dalam organisasi.
- Pengembangan Organisasi
Pengembangan organisasi adalah suatu pendekatan sistematik, terpadu, dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta memecahkan masalah-masalah (seperti kurangnya kerja sama/koperasi, desentralisasi yang berlebihan, dan kurang cepatnya komunikasi) yang merintangi efisiensi pengoperasian pada semua tingkatan.
2. Langkah-langkah Perubahan Organisasi
1) Identifikasi
Kebutuhan Untuk Perubahan
- Penilaian situasi:
Pimpinan atau manajer perlu mengevaluasi kondisi organisasi,
mengidentifikasi tantangan atau peluang yang memerlukan perubahan.
- Mendefinisikan masalah:
Menentukan apa yang harus diubah, apakah terkait struktur, proses,
teknologi, atau budaya organisasi.
2) Mengembangkan
Visi dan Strategi Perubahan
- Visi: Menetapkan tujuan
jangka panjang dan apa yang ingin dicapai dari perubahan ini.
- Strategi:
Membuat rencana yang jelas tentang bagaimana perubahan akan dilaksanakan,
termasuk langkah-langkah spesifik dan target waktu.
3) Komunikasi
dan Mendapatkan Dukungan
- Komunikasi terbuka:
Menjelaskan kepada seluruh anggota organisasi mengapa perubahan diperlukan
dan bagaimana perubahan akan memengaruhi mereka.
- Mendapatkan dukungan:
Membangun koalisi tim perubahan dari kalangan pemimpin dan karyawan untuk
mendukung perubahan.
4) Pelibatan
Karyawan dalam Proses Perubahan
- Partisipasi aktif:
Melibatkan karyawan di berbagai tingkatan dalam proses perubahan agar
mereka merasa memiliki dan mendukung perubahan tersebut.
- Pelatihan dan pengembangan:
Menyediakan pelatihan yang diperlukan agar karyawan siap menghadapi
perubahan, terutama jika perubahan melibatkan teknologi atau proses baru.
5) Implementasi
Perubahan
- Melaksanakan perubahan:
Mengimplementasikan langkah-langkah yang telah direncanakan sesuai dengan
strategi.
- Fase uji coba:
Memulai dari area atau departemen tertentu sebelum menerapkan di seluruh
organisasi, jika memungkinkan.
6) Mengelola
Resistensi
- Mengatasi penolakan:
Mengantisipasi resistensi dari karyawan atau manajer yang tidak setuju
dengan perubahan, lalu merespon dengan komunikasi efektif atau pelibatan
yang lebih dalam.
- Fleksibilitas: Siap
untuk menyesuaikan rencana sesuai dengan feedback dan kondisi yang muncul.
7) Evaluasi
dan Penyesuaian
- Monitor kemajuan:
Mengukur kinerja setelah perubahan diterapkan untuk memastikan bahwa
tujuan tercapai.
- Penyesuaian: Jika
ada hambatan atau kegagalan, sesuaikan strategi dan tindakan yang
diperlukan.
8) Memastikan
Perubahan Bertahan
- Perkuat budaya baru:
Mengintegrasikan perubahan dalam budaya organisasi, sehingga perubahan
tersebut menjadi bagian dari rutinitas dan nilai perusahaan.
- Review berkelanjutan:
Lakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan bahwa perubahan tetap
relevan dan berkelanjutan.
Langkah-langkah ini sering
diadaptasi sesuai dengan jenis perubahan dan ukuran organisasi namun umumnya
prosesnya melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan dalam
organisasi.
- Tahap 1 : Menetapkan tujuan atau
serangkaian tujuan
Perencanaan dimulai dengan
keputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok
kerja tanpa rumusan tujuan yang jelas, organisasi akan menggunakan sumber
dayanya secara tidak efektif.
- Tahap 2 : Merumuskan keadaan saat ini
Pemahaman akan posisi perusahaan
sekarang dari tujuan yang hendak dicapai atau sumber daya yang tersedia untuk
pencapaian tujuan adalah sangat penting karena tujuan dan rencana menyangkut
waktu yang akan datang. Hanya setelah keadaan perusahaan saat ini dianalisa,
rencana dapat dirumuskan untuk menggambarkan rencana kegiatan lebih lanjut.
Tahap kedua ini memerlukan informasi terutama keuangan dan data statistik yang
didapat melalui komunikasi dalam organisasi.
- Tahap 3 : Mengidentifikasi segala
kemudahan dan hambatan
Segala kekuatan dan kelemahan serta
kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukur kemampuan
organisasi dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu, perlu diketahui
faktor-faktor lingkungan intern dan ekstern yang dapat membantu organisasi mencapai
tujuannya atau yang mungkin menimbulkan masalah walaupun sulit dilakukan,
antisipasi keadaan, masalah, dan kesempatan serta ancaman yang mungkin terjadi
di waktu mendatang adalah bagian esensi dari proses perencanaan.
- Tahap 4 : Mengembangkan rencana untuk
pencapaian tujuan
Tahap terakhir dalam proses perencanaan meliputi pengembangaan berbagai alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut, dan pemilihan alternatif terbaik (paling memuaskan) diantara berbagai alternatif yang ada.
4.
Implikasi Manajerial
-
Siapa yang ga kenal dengan matematika? Sangat tidak mungkin jika kalian ga tau matematika, ini adalah pelajaran yang sudah kita kena...
-
Dua belas prinsip animasi pertama kali dikenalkan oleh dua orang animator Disney yaitu Ollie Johnston dan Frank Thomas didalam bukunya ...
-
Kecerdasan buatan atau kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau Intelegensi Artifi...







