Minggu, 27 Maret 2016

Apa Itu ITSM?

      

    I
nformation Technology Service Management atau disingkat ITSM merupakan konsep manajemen dalam memberi layanan teknologi informasi secara baik dan berhasil kepada pelanggan atau metode pengelolaan sistem teknologi informasi (TI) yang terpusat pada konsumen layanan TI terhadap bisnis perusahaan. ITSM merupakan kebalikan dari pendekatan manajemen TI dan interaksi bisnis yang terpusat pada teknologi. Istilah ITSM tidak berasal dari suatu organisasi, pengarang, atau pemasok tertentu dan awal penggunaan frasa inipun tidak jelas kapan dimulainya. ITSM berfokus pada proses dan karenanya terkait dan memiliki minat yang sama dengan kerangka kerja dan metodologi gerakan perbaikan proses (seperti TQM, Six Sigma, Business Process Management, dan CMMI).
    Disiplin ini tidak memedulikan detail penggunaan produk suatu pemasok tertentu atau detail teknis suatu sistem yang dikelola melainkan berfokus pada upaya penyediaan kerangka kerja untuk menstrukturkan aktivitas yang terkait dengan TI dan interaksi antara personel teknis TI dengan pengguna teknologi informasi. ITSM umumnya menangani masalah operasional manajemen teknologi informasi dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri. Contohnya proses pembuatan perangkat lunak komputer untuk dijual bukanlah fokus dari disiplin ini melainkan sistem komputer yang digunakan oleh bagian pemasaran dan pengembangan bisnis di perusahaan perangkat lunaklah yang merupakan fokus perhatiannya. Banyak pula perusahaan non-teknologi seperti pada industri keuangan, ritel, dan pariwisata yang memiliki sistem TI yang berperan penting walaupun tidak terpapar langsung kepada konsumennya.
Perspektif atau atribut yang ditunjukkan terdiri dari people, product/technology, partners/suppliers, dan process dengan penjelasan sebagai berikut :
  • Partners/Suppliers
    Perspektif partners/suppliers memperhitungkan pentingnya mitra dan hubungan dengan supplier atau pemasok external demi membangun kontribusi yang positif pada layanan.
  • People
    Perspektif people berkaitan dengan bagaimana mengelola sumber daya manusia seperti staf TI, pelanggan, dan stakeholder lainnya guna memenuhi kebutuhan layanan TI.
  • Product/Technology
    Perspektif product/technology fokus pada memperhitungkan teknologi yang digunakan, perangkat keras & perangkat lunak, anggaran dan infrastruktur layanan TI.
  • Process
    Perspektif proses berkaitan dengan menjaga proses layanan agar dapat disampaikan kepada pengguna sesuai dengan aliran proses yang telah direncanakan sehingga dapat memuaskan pelanggan. Perspektif ITSM menjadi landasan untuk memberi kepuasan dalam menyelenggarakan layanan TI. Layanan yang berhasil dan bermanfaat bagi pengguna akan meningkatkan kualitas dan mutu layanan TI itu sendiri. Manfaat yang dimiliki ITSM adalah meningkatkan kualitas penyediaan layanan, menyesuaikan biaya dan kualitas layanan, menghasilkan layanan yang memenuhi kebutuhan dan tuntutan bisnis, pelanggan dan pengguna, proses yang terintegrasi terpusat, setiap orang mengetahui peran dan tanggung jawab dalam penyediaan layanan, selalu belajar dari pengalaman dan dibuktikan dalam indikator kinerja.

Selasa, 24 November 2015

Apa Itu Kemiskinan?


Sejarah Kemiskinan
    Kemiskinan merupakan suatu masalah bagi negara-negara di seluruh dunia, kemiskinan merupakan penyakit sosial ekonomi bagi negara berkembang dan negara maju seperti Inggris dan Amerika. Di Inggris kemiskinan terjadi sekitar tahun 1700 pada masa kebangkitan revousi di Eropa sedangkan di Amerika Serikat sendiri mengalami kemiskinan pada tahun 1930-an, saat itu ekonomi mereka mengalami depresi dan resesi ekonomi yang hebat namun setelah tiga puluh tahun kemudian mereka tercatat  menjadi negara adidaya dan terkaya di dunia. Terdapat dua kondisi yang menyebabkan terjadinya kemiskinan yaitu kemiskinan alami dan kemiskinan buatan. Kemiskinan alami terjadi akibat sumber daya alam yang terbatas, penggunanaan teknologi yang rendah dan terjadinya bencana alam. Lalu sedangkan kemiskinan buatan terjadi karena imbas dari para birokrat kurang kompeten dalam penguasaan ekonomi dan berbagai fasilitas yang tersedia sehingga mengakibatkan susahnya untuk keluar dari masalah kemiskinan tersebut.

Pengertian Kemiskinan
    Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup untuk memelihara dirinya sendirinya yang sesuai dengan taraf kehidupan kelompoknya dan juga tidak mampu untuk memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. Menurut sejarah keadaan kaya dan miskin berdampingan tidak merupakan problema sosial sampai saatnya perdagangan berkembang pesat dan timbulnya nilai-nilai sosial yang baru dengan berkembangnya perdagangan ke seluruh dunia dan diterapkannya taraf kehidupan tertentu sebagai suatu kebiasaan masyarakat. Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk masalah yang muncul dalam kehidupan masyarakat,khususnya masyarakat di negara berkembang, masalah kemiskinan ini menuntut adanya upaya pemecahan masalah secara berencana, terintegrasi, dan menyeluruh dalam waktu yang singkat.
    Upaya pemecahan kemiskinan tersebut sebagai upaya untuk mempercepat proses pembangunan yang selama ini sedang dilakukan. Istilah kemiskinan sebenarnya bukan merupakan suatu hal yang asing dalam kehidupan kita, kemiskinan yang dimaksud disini adalah kemiskinan ditinjau dari sisi material (ekonomi). Menurut Prof.Dr.Emil Salim kemiskinan adalah merupakan suatu keadaan yang dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok atau dengan istilah lain kemiskinan itu merupakan ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehingga mengalami keresahan, kesengsaraan, atau kemelaratan dalam setiap langkah hidupnya.

Faktor-Faktor Timbulnya Kemiskinan
  • Pendidikan yang Terlampau Rendah
    Dengan adanya tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang kurang mempunyai keterampilan tertentu yang diperlukan dalam kehidupannya. Keterbatasan pendidikan atau keterampilan yang dimiliki menyebabkan keterbatasan kemampuan untuk masuk dalam dunia kerja. Atas dasar kenyataan diatas dia miskin karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.
  • Malas Bekerja
    Sikap malas bekerja merupakan suatu masalah yang cukup memprihatinkan karena masalah ini menyangkut mentalitas dan kepribadian seseorang. Adanya sikap malas ini seseorang bersikap acuh tak acuh dan tak bergairah untuk bekerja atau bersikap pasif dalam hidupnya (sikap bersandar dan pasrah pada nasib). Sikap malas ini cenderung untuk menggantungkan hidup pada orang lain, baik dari keluarga, saudara, atau keluarga yang dipandang mempunyai kemampuan untuk menanggung kebutuhan hidup mereka.
  • Keterbatasan Sumber Alam
    Kemiskinan akan melanda suatu masyarakat apabila sumber alamnya tidak lagi memberikan keuntungan bagi kehidupan mereka. Sering dikatakan oleh para ahli bahwa masyarakat itu miskin karena memang dasarnya “alamiyah miskin”. Alamiyah miskin yang dimaksud adalah kekayaan alamnya misalnya tanahnya berbatu-batu, tidak menyimpan kekayaan mineral, dan sebagainya. Dengan demikian layaklah kalau miskin sumber daya alam miskin juga masyarakatnya.
  • Terbatasnya Lapangan Kerja
    Keterbatasan lapangan kerja akan membawa konsekuensi kemiskinan bagi masyarakat secara ideal banyak orang mengatakan bahwa seseorang atau masyarakat harus mampu menciptakan lapangan kerja baru tetapi secara faktual hal tersebut kecil kemungkinannya karena adanya keterbatasan kemampuan seseorang baik yang berupa skill maupun modal.
  • Keterbatasan Modal
    Keterbatasan modal adalah sebuah kenyataan yang ada di negara-negara yang sedang berkembang. Kenyataan tersebut membawa kemiskinan pada sebagaian masyarakat di negara tersebut. Seseorang miskin karena mereka tidak mempunyai modal untuk melengkapi alat atau bahan dalam rangka menerapkan keterampilan yang mereka miliki dengan suatu tujuan untuk memperoleh penghasilan. Keterbatasan modal bagi negara-negara yang sedang berkembang dapat diibaratkan sebagai suatu lingkaran yang tak berujung pangkal baik dari segi permintaan akan modal maupun dari segi penawaran akan modal.
  • Beban Keluarga
    Semakin banyak anggota keluarga akan semakin banyak pula tuntutan suatu beban untuk hidup yang harus dipenuhi. Seseorang yang mempunyai anggota keluarga banyak apabila tidak diimbangi dengan usaha peningkatan pendapatan sudah pasti akan menimbulkan kemiskinan karena mereka memang berangkat dari kemiskinan. Kenaikan pendapatan yang dibarengi dengan pertambahan jumlah keluarga berakibat kemiskinan akan melanda dirinya.

Unsur Kemiskinan
    a. Kemiskinan yang disebabkan aspek badaniyah
    Biasanya orang-orang tersebut tidak bisa berbuat maksimal sebagaimana manusia lainnya yang sehat jasmaniah karena cacat badaniyah, misalnya dia lantas berbuat atau bekerja secara tidak wajar seperti menjadi pengemis atau meminta-minta. Menurut ukuran produktifitas kerja, mereka tidak bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal malah lebih bersifat konsumtif sedangkan yang menyangkut aspek mental biasanya mereka mempunyai sifat malas bekerja secara wajar sebagaimana manusia lainnya. Mereka ada yang bekerja sebagai meminta-minta atau bekerja sebagai pekerja sambilan bila ada yang memerlukannya, tindakan-tindakan seperti itu jelas bisa menyebabkan kemiskinan bagi dirinya dan menimbulkan beban bagi masyarakat lainnya.
    b. Kemiskinan yang disebabkan aspek bencana
    Apabila tidak segera diatasi sama saja hanya akan menimbulkan beban bagi masyarakat umum lainnya. Mereka yang terkena bencana alam, umumnya tidak mempunyai tempat tinggal bahkan sumber daya alam yang mereka miliki sebelumnya habis oleh pengikisan bencana alam. Kemiskinan yang disebabkan bencana alam biasanya pihak pemerintah mengambil atau menempuh dua cara. Pertama sebagai pertolongan sementara diberikan bantuan secukupnya. Kedua mentransmigrasikan mereka ke tempat-tempat lain yang lebih aman dan memungkinkan mereka hidup layak.

    c. Kemiskinan buatan disebut juga kemiskinan struktural
    Yaitu kemiskinan yang ditimbulkan oleh dan dari struktur-struktur ekonomi, sosial, kultur, dan politik. Kemiskinan struktur ini selain ditimbulkan oleh struktur penenangan/menerima/pasrah, memandang kemiskinan sebagai nasib malah sebagai takdir Tuhan.

Usaha-usaha Mengatasi Kemiskinan
    Dari hasil penelitian kemudian pusat perhatian para ahli lambat laun mulai bergeser dari tekanan pada penciptaan lapangan kerja yang memadai ke penghapusan kemiskinan dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk yang berupa dua perangkat yaitu :
a. Perangkat kebutuhan konsumsi perorangan akan pengan, sandang, dan papan
b. Perangkat yang mencakup penyediaan jasa umum dasar seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, saluran air minum, pengangkutan, dan kebudayaan

   Disamping kedua perangkat tersebut, kebutuhan dasar atau kebutuhan dasar manusiawi kadang-kadang juga digunakan untuk mencakup tiga sasaran lain yaitu :
  1. Hak atas pekerjaan produktif dan yang memberikan imbalan layak sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap rumah tangga atau perorangan
  2. Prasarana yang mampu menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk
  3. Partisipasi seluruh penduduk, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam pelaksanaan proyek-proyek yang berhubungan dengan penyediaan barang dan jasa kebutuhan dasar

Kamis, 19 November 2015

Bekerjasama dalam Sebuah Tim


1. Pengertian dan Karakteristik Kelompok
    - Pengertian Kelompok
    Sebagai makhluk sosial, manusia cenderung hidup dengan cara berkelompok. Berbagai kelompok manusia bisa ditemukan diatas permukaan bumi ini. Dasar pandangan dalam membentuk kelompok itu sendiri bisa berdasarkan dari berbagai macam hal, mulai dari kelompok orang yang mempunyai hobi yang sama, aktivitas yang sama, sampai kelompok orang yang berasal dari suatu daerah yang sama. Kelompok adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang berinteraksi dan mereka saling bergantung (interdependent) dalam rangka memenuhi kebutuhan dan tujuan bersama meyebabkan satu sama lain saling mempengaruhi.
    - Karakteristik kelompok
  • Terdiri dari dua orang atau lebih dalam interaksi sosial baik secara verbal maupun non verbal
  • Anggota kelompok harus mempunyai pengaruh satu sama lain supaya dapat diakui menjadi anggota suatu kelompok
  • Mempunyai struktur hubungan yang stabil sehingga dapat menjaga anggota
  • Kelompok secara bersama dan berfungsi sebagai suatu unit
  • Anggota kelompok adalah orang yang mempunyai tujuan atau minat yang sama
  • Individu yang tergabung dalam kelompok, saling mengenal satu sama lain serta dapat membedakan orang-orang yang bukan anggota kelompoknya 
2. Tahapan Pembentukan Kelompok
    Model pembentukan suatu kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tuckman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah konsep ini dicetuskan.
  • Tahap 1 – Forming
    Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum saling percaya.
  • Tahap 2 – Storming
    Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing. Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai namun ada pula yang mandek pada tahap ini.
  • Tahap 3 – Norming
    Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggungjawab telah jelas. Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.
  • Tahap 4 – Performing
    Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.
  • Tahap 5 – Adjourning dan Transforming
    Tahap dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap manapun ketika mereka mengalami perubahan.

3. Kekuatan Team Work
    Teamwork atau kerjasama tim merupakan bentuk kerja kelompok yang bertujuan untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya. Berikut poin-poin teamwork yang baik :
  1. Teamwork adalah kerjasama dalam tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan
  2. Sama-sama bekerja bukanlah teamwork itu adalah kerja individual
  3. Filosofi teamwork "saya mengerjakan apa yang anda tidak bisa dan anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa"
  4. Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, departemen harus disingkirkan
  5. Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama bukan individual
  6. Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai tambah namun bisa menjadi minus jika tidak ada saling pengertian
  7. Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota tim akan menjadi modal sukses bersama
  8. Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing maka target korporasi pasti akan segera terealisasi
  9. Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan tim
  10. Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses pencapaian target
  11. Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemboikotan kerjasama
  12. Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam tim, realisasi target tidak perlu waktu yang lama
  13. Ingatlah selalu bahwa "teamwork makes the dream work"
4. Implikasi Manajerial
    Untuk meningkatkan efektifitas teamwork dalam sebuah perusahaan memerlukan teamwork yang baik antara bagian dan divisi dalam perusahaan tersebut agar perusahaan itu dapat berkembang dan bergerak maju dengan lebih cepat.


Selasa, 10 November 2015

Perkembangan Komputer Sampai Saat Ini

           

Komputer berasal dari bahasa Latin yaitu computare yang berarti menghitung.
Definisi komputer menurut para ahli :
  • V. Carl Hamacher
    Komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya dan menghasilkan output berupa informasi.
  • Robert H. Blissmer
    Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas yaitu:
    - Menerima input
    - Memproses input sesuai dengan programnya
    - Menyimpan perintah-perintah dari hasil pengolahan
    - Menyediakan output dalam bentuk informasi
  • William M. Fuori
    Komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara tepat termasuk perhitungan aritmatika dan operasi logika tanpa campur tangan dari manusia.

Perkembangan Komputer dari Generasi ke Generasi
    Perkembangan teknologi komputer yang dijabarkan dibawah ini dibagi atas empat generasi berdasarkan atas komponen-komponen yang digunakannya, mulai dari yang berukuran “big” hingga mikro yang sejalan juga dengan kerumitan komponennya.

a) Generasi Pertama
    Komputer generasi pertama berawal dari tahun 1942 hingga tahun 1959. Saat ini merupakan zamannya komputer-komputer raksasa seperti Z3, Colossus, ENIAC, EDVAC, EDSAC, UNIVAC I. Karakteristik komputer pada zaman ini ditandai dengan ukurannya yang hampir sebesar kamar tidur, mengunakan tube vakum dengan jumlah yang amat banyak untuk menyimpan dan memproses perintah atau instruksi, memakan tenaga listrik ribuan watt, menggunakan bahasa mesin dan hanya dapat digunakan oleh orang yang terlatih. Jadi orang awam tidak akan dapat menggunakannya sehingga komputer jenis ini belum dikomersialisasikan ke khalayak ramai. Hanya perusahaan-perusahaan besar, institusi pendidikan, dan instansi pemerintah yang dapat menggunakannya.
Ciri-ciri komputer pada generasi pertama adalah sebagai berikut :
  • Komponen elektronikanya dari Tabung Hampa (Vacuum Tube)
  • Beratnya 30 ton dan bervolume 15.000 kaki persegi
  • Programnya masih menggunakan bahasa mesin dengan menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu
  • Diprogram secara manual dan kecepatan operasinya 500 per detik
Sifat-sifat dari komputer generasi pertama :
  • Ukurannya besar dan memerlukan tempat yang sangat luas
  • Banyak Pendingin (AC) karena banyak mengeluarkan panas
  • Prosesnya relatif lambat
  • Memerlukan Kapasitas untuk menyimpan data kecil                             
Contoh komputer generasi pertama adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator) yang dibuat oleh Dr. John Mauchly dan Presper Eckert dari Universitas Pennsylvania pada tahun 1943-1946.

b) Generasi Kedua
    Zaman ini dimulai dengan pemakaian transistor dan dioda sebagai pengganti dari tube vakum sehingga sizenya lebih kecil dibandingkan generasi pendahulunya. Penemuan lainnya yaitu penggunaan memori inti magnetik yang berfungsi menyimpan data sehingga lebih cepat dalam pemrosesan data serta bahasa mesin telah digantikan dengan bahasa assembly (Fortran dan Cobol) yang memudahkan dalam pengoperasiannya. Beberapa contoh komputer pada masa ini yaitu Stretch, LARC, DEC PDP-8, IBM 1401, IBM 7090, dan IBM 7094. Komputer generasi kedua ini muncul pada era 1960-an dan dulu komputer ini banyak digunakan di berbagai perusahaan khususnya dalam bidang bisnis.
Ciri-ciri komputer generasi kedua adalah sebagai berikut :
  • Komponen elektronikanya dari Transistor
  • Program dibuat dengan Assembly Language, Common Business-Oriented Language (COBOL), Formula Translator (FORTRAN), dan ALGOL
Sifat-sifat dari komputer generasi kedua :
  • Ukurannya relatif kecil
  • Tidak banyak mengeluarkan panas
  • Telah mengenal Magnetic Tape dan Magnetic Disk untuk menyimpan data
  • Proses relatif lebih cepat
  • Kapasitas untuk menyimpan data semakin besar
Contoh komputer pada generasi kedua adalah DEC PDP-8, IBM 700, dan IBM 7094.

c) Generasi Ketiga
    Era baru komunikasi komputer mulai menapakkan kakinya pada momentum ini. Sebagian besar perusahaan menerapkan sistem online dengan menggunakan terminal jarak jauh dalam pemakaian komputer. Teknologi ini tentunya didukung pula oleh kinerja komputer yang semakin baik dari segi penggunaan hardware maupun software. Penemuan baru di bidang hardware dilakoni dengan munculnya IC (Integrated Circuit) dalam komponen komputer karena kelebihannya dalam menyatukan berbagai komponen dalam suatu chip tunggal sehingga komputer pada saat itu ukurannya menjadi semakin kecil tanpa menurunkan kinerja yang dihasilkan bahkan semakin meningkatkan kinerjanya. Pada era ini juga mulai digunakannya sistem operasi (operation system) yang memungkinkan mesin menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Ciri-ciri komputer generasi ketiga adalah sebagai berikut :
  • Komponen elektronikanya dari Integrated Circuit (IC) yang berbentuk lempengan atau chip
  • Program dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (High Level Language) yaitu BASIC, FORTRAN, COBOL
  • Sudah menerapkan konsep multi processing dan dapat menjalankan program lebih dari satu multi programming dalam waktu yang bersamaan
  • Dapat berkomunikasi dengan peralatan lain untuk melakukan komunikasi data seperti telepon dengan komputer
Sifat-sifat dari komputer generasi ketiga :
  • Ukurannya lebih kecil dari komputer generasi kedua
  • Mulai mengenal Multi Programming dan Multi Processing
  • Adanya integrasi antara Software dan Hardware dalam Sistem Operasi
  • Prosesnya sangat cepat
  • Kapasitas untuk menyimpan data lebih besar
  • Penggunaan listrik lebih hemat
Contoh komputer generasi ketiga adalah Apple II, PC, dan NEC PC.

d) Generasi Keempat
    Seiring dengan lajunya waktu perkembangan komputer sebagai alat pemrosesan data semakin meningkat pesat terutama pada generasi ini. Pada periode ini berbagai IC disatukan menjadi satu kesatuan membentuk komponen yang disebut dengan VLSI (Very Large Scale IC). Penggunaan perangkat lunak yang semakin mudah dan berkembang mulai diterapkan pada komputer-komputer rumahan seperti word processing dan spreadsheet. Jaringan internet pun makin luas yang dahulunya hanya dinikmati oleh kelompok-kelompok elit, kini sudah bisa digunakan juga oleh masyarakat awam. Melihat perkembangan dunia komputer yang tingkat pertumbuhannya sangat tinggi mulai dari generasi awal hingga generasi sekarang ini, dapat kita prediksikan bagaimana karakteristik komputer pada generasi mendatang. Mungkin saja komputer nantinya tidak harus terus didikte oleh manusia tetapi ia sudah dapat melakukan segala sesuatunya sendiri.
Ciri-ciri komputer generasi keempat adalah sebagai berikut :
  • Menggunakan Large Scale Integration (LSI)
  • Dikembangkan komputer micro yang dikembangkan micro processor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori komputer
  • Teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun,yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi
Contoh komputer generasi keempat adalah PC (Personal Computer). Teknologi IC komputer generasi ini yang membedakan antara komputer mikro dan komputer mini serta main frame. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak.

e) Generasi Kelima
    Pada generasi kelima ini telah dilakukan pengembangan dengan apa yang dinamakan Josephson Junction, teknologi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan memproses trilyunan operasi perdetik sementara teknologi chip hanya mampu memproses miliaran operasi perdetik. Komputer pada generasi ini akan dapat menerjemahkan bahasa manusia sehingga manusia dapat langsung bercakap dengan komputer serta adanya penghematan energi komputer. Sifat luar biasa ini disebut sebagai Artificial Intelligence (AI) selain itu juga berbasis Graphic User Interface (GUI), multimedia, dan multikomunikasi.
Ciri-ciri komputer generasi kelima adalah sebagai berikut :
  • Komputer generasi ini masih dalam tahap pengembangan dan pemakainya belum banyak
  • Komponen elektronikanya menggunakan bentuk paling baru dari chip VLSI
  • Program dibuat dalam bahasa PROLOG (Programming Logic) dan LISP (List Processor)
  • Difokuskan kepada AI (Artificial Inteligence/Kecerdasan Buatan) yaitu sesuatu yang berhubungan dengan penggunaan komputer untuk melaksanakan tugas-tugas yang merupakan analog tingkah laku manusia
Sifat-sifat dari komputer generasi kelima :
  • Dapat membantu menyusun program untuk dirinya sendiri
  • Dapat menerjemahkan dari suatu bahasa ke bahasa lain
  • Dapat membuat pertimbangan-pertimbangan logis
  • Dapat mendengar kalimat perintah yang diucapkan serta melaksanakannya
  • Dapat memilih setumpuk fakta serta menggunakan fakta yang diperlukan
  • Dapat mengolah gambar dan grafik dengan cara yang sama dengan mengolah kata
    Dua tanda-tanda akan munculnya inovasi komputer generasi kelima adalah komputer paralel yang berarti memungkinkan banyak CPU bekerja sama membentuk suatu jaringan yang efisien. Selain itu ditemukannya superkonduktor yang memungkinkan aliran listrik mengalir tanpa hambatan sedikitpun sehingga dapat meningkatkan kecepatan informasi yang didapat.

Sabtu, 31 Oktober 2015

Perubahan dan Pengembangan Organisasi

1. Pengertian Perubahan dan Pengembangan Organisasi
  • Perubahan Organisasi

    Perubahan organisasi adalah suatu variasi dari cara-cara yang telah mapan yang selama ini berlangsung dalam organisasi dan dipergunakan serta ditaati oleh anggota organisasi dalam melakukan aktivitasnya dan berbeda dari apa yang selama ini ada dan telah berlaku dalam organisasi.

  • Pengembangan Organisasi

    Pengembangan organisasi adalah suatu pendekatan sistematik, terpadu, dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta memecahkan masalah-masalah (seperti kurangnya kerja sama/koperasi, desentralisasi yang berlebihan, dan kurang cepatnya komunikasi) yang merintangi efisiensi pengoperasian pada semua tingkatan.

2. Langkah-langkah Perubahan Organisasi

Berikut adalah langkah-langkah umum dalam proses perubahan organisasi :

1) Identifikasi Kebutuhan Untuk Perubahan

  • Penilaian situasi: Pimpinan atau manajer perlu mengevaluasi kondisi organisasi, mengidentifikasi tantangan atau peluang yang memerlukan perubahan.
  • Mendefinisikan masalah: Menentukan apa yang harus diubah, apakah terkait struktur, proses, teknologi, atau budaya organisasi.

2) Mengembangkan Visi dan Strategi Perubahan

  • Visi: Menetapkan tujuan jangka panjang dan apa yang ingin dicapai dari perubahan ini.
  • Strategi: Membuat rencana yang jelas tentang bagaimana perubahan akan dilaksanakan, termasuk langkah-langkah spesifik dan target waktu.

3) Komunikasi dan Mendapatkan Dukungan

  • Komunikasi terbuka: Menjelaskan kepada seluruh anggota organisasi mengapa perubahan diperlukan dan bagaimana perubahan akan memengaruhi mereka.
  • Mendapatkan dukungan: Membangun koalisi tim perubahan dari kalangan pemimpin dan karyawan untuk mendukung perubahan.

4) Pelibatan Karyawan dalam Proses Perubahan

  • Partisipasi aktif: Melibatkan karyawan di berbagai tingkatan dalam proses perubahan agar mereka merasa memiliki dan mendukung perubahan tersebut.
  • Pelatihan dan pengembangan: Menyediakan pelatihan yang diperlukan agar karyawan siap menghadapi perubahan, terutama jika perubahan melibatkan teknologi atau proses baru.

5) Implementasi Perubahan

  • Melaksanakan perubahan: Mengimplementasikan langkah-langkah yang telah direncanakan sesuai dengan strategi.
  • Fase uji coba: Memulai dari area atau departemen tertentu sebelum menerapkan di seluruh organisasi, jika memungkinkan.

6) Mengelola Resistensi

  • Mengatasi penolakan: Mengantisipasi resistensi dari karyawan atau manajer yang tidak setuju dengan perubahan, lalu merespon dengan komunikasi efektif atau pelibatan yang lebih dalam.
  • Fleksibilitas: Siap untuk menyesuaikan rencana sesuai dengan feedback dan kondisi yang muncul.

7) Evaluasi dan Penyesuaian

  • Monitor kemajuan: Mengukur kinerja setelah perubahan diterapkan untuk memastikan bahwa tujuan tercapai.
  • Penyesuaian: Jika ada hambatan atau kegagalan, sesuaikan strategi dan tindakan yang diperlukan.

8) Memastikan Perubahan Bertahan

  • Perkuat budaya baru: Mengintegrasikan perubahan dalam budaya organisasi, sehingga perubahan tersebut menjadi bagian dari rutinitas dan nilai perusahaan.
  • Review berkelanjutan: Lakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan bahwa perubahan tetap relevan dan berkelanjutan.

Langkah-langkah ini sering diadaptasi sesuai dengan jenis perubahan dan ukuran organisasi namun umumnya prosesnya melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan dalam organisasi.

3. Perancangan Strategi Pengembangan Organisasi
Semua kegiatan perencanaan pada dasarnya melalui empat tahapan berikut ini :
  • Tahap 1 : Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan

    Perencanaan dimulai dengan keputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja tanpa rumusan tujuan yang jelas, organisasi akan menggunakan sumber dayanya secara tidak efektif.

  • Tahap 2 : Merumuskan keadaan saat ini

    Pemahaman akan posisi perusahaan sekarang dari tujuan yang hendak dicapai atau sumber daya yang tersedia untuk pencapaian tujuan adalah sangat penting karena tujuan dan rencana menyangkut waktu yang akan datang. Hanya setelah keadaan perusahaan saat ini dianalisa, rencana dapat dirumuskan untuk menggambarkan rencana kegiatan lebih lanjut. Tahap kedua ini memerlukan informasi terutama keuangan dan data statistik yang didapat melalui komunikasi dalam organisasi.

  • Tahap 3 : Mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan

    Segala kekuatan dan kelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu, perlu diketahui faktor-faktor lingkungan intern dan ekstern yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya atau yang mungkin menimbulkan masalah walaupun sulit dilakukan, antisipasi keadaan, masalah, dan kesempatan serta ancaman yang mungkin terjadi di waktu mendatang adalah bagian esensi dari proses perencanaan.

  • Tahap 4 : Mengembangkan rencana untuk pencapaian tujuan

    Tahap terakhir dalam proses perencanaan meliputi pengembangaan berbagai alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut, dan pemilihan alternatif terbaik (paling memuaskan) diantara berbagai alternatif yang ada.

4. Implikasi Manajerial

    Implikasi manajerial adalah bagaimana meningkatkan produktivitas dengan cara meningkatkan kapasitas, kualitas, efisiensi, dan efektivitas dari sumber daya yang ada. Para manajer memilih pendekatan ini dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas di pasar global yang kompetitif. Implikasi yang dirasakan oleh pihak manajer adalah bagaimana mereka bisa mengembangkan produk yang diproduksi di negara lain dengan baik dengan cara memanfaatkan sumber daya alam dan manusia yang ada pada negara tersebut. Jadi struktur organisasi manajerial tidak akan berpusat pada satu organisasi manajerial namun harus mencakup seluruh struktur organisasi manajerial di seluruh negara dimana perusahaan itu berada.

 

Sabtu, 24 Oktober 2015

Desain dan Struktur Organisasi

           

    Struktur organisasi adalah pola tentang hubungan antara berbagai komponen dan bagian organisasi. Pada organisasi formal struktur direncanakan dan merupakan usaha sengaja untuk menetapkan pola hubungan antara berbagai komponen sehingga dapat mencapai sasaran secara efektif sedangkan pada organisasi informal struktur organisasi adalah aspek sistem yang tidak direncanakan dan timbul secara spontan akibat interaksi peserta. Struktur organisasi memberikan kerangka yang menghubungkan wewenang karena struktur merupakan penetapan dan penghubung antar posisi para anggota organisasi jika seseorang memiliki suatu wewenang maka dia harus dapat mempertanggungjawabkan wewenangnya tersebut.

1. Dimensi Struktur Organisasi

    Empat desain keputusan (pembagian kerja, pendelegasian kewenangan, pembagian departemen, dan rentang kendali) menghasilkan struktur organisasi. Para peneliti dan praktisi manajemen berusaha untuk mengembangan pemahaman mengenai hubungan antar struktur dan kinerja, sikap, keefektifan, dan variabel lainnya. Secara umum gambaran mengenai struktur meliputi formalisasi, sentralisasi, dan kerumitan.

  • Formalisasi

    Formalisasi mengacu derajat dimana segala harapan mengenai cara dan tujuan pekerjaan dirumuskan, ditulis, dan diberlakukan. Suatu organisasi yang sangat formal akan membuat prosedur dan aturan yang ketat dalam setiap kegiatan/pekerjaan didalam organisasi. Dengan demikian semakin formal suatu organisasi maka semakin ketat pula aturan dan prosedur kerja. Formalisasi merupakan hasil dari spesialisasi kerja yang tinggi, pendelegasian kewenangan yang tinggi, pembagian departemen berdasarkan fungsi, dan luasnya rentang kendali.

  • Sentralisasi

    Sentralisasi merupakan dimensi struktur organisasi yang mengacu pada derajat dimana kewenangan untuk mengambil keputusan dikuasai oleh manajemen puncak. Hubungan sentralisasi dengan empat desain keputusan adalah sebagai berikut :
- Semakin tinggi spesialisasi kerja maka semakin besar sentralisasi
- Semakin sedikit kewenangan yang didelegasikan maka semakin besar sentralisasi
- Semakin besar penggunaan departemen berdasarkan fungsi maka semakin besar sentralisasi
- Semakin luas rentang kendali maka semakin besar sentralisasi

  • Kerumitan

    Kerumitan adalah suatu struktur organisasi yang mengacu pada jumlah pekerjaan atau unit yang berbeda dalam organisasi.

2. Departementalisasi

    Departementalisasi merupakan proses penentuan bagian-bagian dalam organisasi yang akan bertanggungjawab dalam melakukan bermacam jenis pekerjaan yang telah dikategorikan berdasarkan faktor-faktor tertentu. Beberapa bentuk departementalisasi sebagai berikut :
1. Fungsi                                                6. Waktu
2. Produk atau jasa                                 7. Pelayanan
3. Wilayah                                              8. Alpa-numeral
4. Langganan                                          9. Proyek atau matriks
5. Proses atau peralatan

3. Model-model Desain Organisasi

  • Model Mekanistik

    Model mekanistik yaitu model yang menekankan pentingnya mencapai produksi dan efisiensi tingkat tinggi. Henry Fayol mengajukan sejumlah prinsip yang berkaitan dengan fungsi pimpinan untuk mengorganisasi dan empat diantaranya berhubungan dengan pemahaman model mekanistik yaitu:
a. Prinsip Spesialisasi yaitu sarana terbaik untuk mendayagunakan tenaga individu dan kelompok.
b. Prinsip Kesatuan Arah yaitu semua pekerjaan harus dikelompokkan berdasarkan keahlian.
c. Prinsip Wewenang dan Tanggung Jawab yaitu manager harus mendapat pendelegasian wewenang yang cukup untuk melaksanakan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya.
d. Prinsip Rantai Skalar yaitu hasil alami dari pelaksanaan ketiga prinsip sebelumnya adalah rantai tingkatan manajer dari peringkat wewenang paling tinggi sampai dengan peringkat paling rendah.

  • Model Organik

    Model organik yaitu menekankan pada pentingnya mencapai keadaptasian dan perkembangan tingkat tinggi. Desain organisasi ini kurang mengandalkan peraturan dan prosedur, wewenang yang disentralisasikan atau spesialisas yang tinggi. Karakteristik dan praktek organisasi yang mendasari model organik sama sekali berbeda dari karakteristik dan praktek yang mendasari model mekanistik. Perbedaan yang paling mencolok antara kedua model itu berasal dari kriteria suatu keefektifan berbeda yang ingin diusahakan sebesar-besarnya oleh masing-masing model. Jika model mekanistik berusaha untuk mencapai efisiensi dan produksi secara maksimum maka model organik berusaha untuk mencapai keluwesan dan keadaptasian yang maksimum. Organisasi organik bersifat luwes dan dapat beradaptasi dengan tuntutan perubahan lingkungan karena desain organisasinya mendorong untuk lebih mendayagunakan potensi manusia.

4. Implikasi Manajerial Desain dan Struktur Organisasi

    Dapat menghasilkan struktur atau susunan yang berkualitas didalam suatu organisasi karena ada teori yang mengatakan posisi adalah kualitas maka setiap orang yang menempati posisi yang ia kuasai dalam suatu organisasi akan menghasilkan kontribusi besar dalam suatu organisasi tersebut. Itulah alasan mengapa diperlukan implikasi manajerial desain dan struktur organisasi. Implikasi manajerial dari desain dan struktur organisasi sangat penting karena berdampak langsung pada kinerja perusahaan, koordinasi antar tim, dan kemampuan organisasi untuk beradaptasi terhadap perubahan. Berikut beberapa implikasi utama:

1) Efisiensi Operasional
    Struktur yang baik memungkinkan organisasi beroperasi secara lebih efisien. Pembagian tugas yang jelas serta jalur pelaporan yang terdefinisi dapat mempercepat pengambilan keputusan dan mengurangi redundansi.
- Implikasi manajerial : Manajer harus memastikan adanya alur kerja yang jelas dan meminimalkan tumpang tindih tanggung jawab di antara tim.

2) Fleksibilitas dan Inovasi
    Struktur organisasi yang lebih datar atau berbasis proyek dapat meningkatkan fleksibilitas dan memungkinkan perusahaan lebih responsif terhadap peluang atau tantangan baru. Ini juga mendorong inovasi karena memfasilitasi komunikasi lintas fungsi.
- Implikasi manajerial : Manajer harus menciptakan lingkungan yang memungkinkan adaptasi cepat dan mendukung kolaborasi lintas fungsi.

3) Motivasi dan Keterlibatan Karyawan
    Desain organisasi yang tepat memengaruhi motivasi dan keterlibatan karyawan. Struktur yang mendukung pengembangan karier dan memberi otonomi akan meningkatkan kepuasan kerja.
- Implikasi manajerial : Manajer harus memikirkan bagaimana struktur dapat mendukung motivasi karyawan dengan memberi ruang untuk pertumbuhan karier dan tanggung jawab.

4) Koordinasi dan Komunikasi
    Struktur hierarki yang terlalu ketat dapat memperlambat komunikasi dan koordinasi, sedangkan struktur yang lebih terdesentralisasi bisa mempercepat arus informasi.
- Implikasi manajerial : Manajer perlu merancang sistem komunikasi yang memadai agar informasi dapat mengalir secara efektif dan tim dapat bekerja secara sinkron.

5) Pengendalian dan Pengawasan
    Dalam struktur organisasi yang lebih kompleks, seperti organisasi matriks, pengendalian dan pengawasan dapat menjadi lebih rumit. Manajer harus memastikan bahwa mereka memiliki sistem untuk memantau kinerja tanpa menghambat fleksibilitas.
- Implikasi manajerial : Manajer harus menyeimbangkan kebutuhan untuk mengendalikan dengan memberikan kebebasan yang cukup bagi tim untuk mengambil keputusan cepat.

6) Kesesuaian dengan Strategi
    Struktur organisasi harus sesuai dengan strategi perusahaan. Sebuah perusahaan yang berorientasi pada inovasi mungkin memerlukan struktur yang lebih datar dan fleksibel, sementara perusahaan yang berfokus pada efisiensi mungkin lebih baik dengan struktur hierarkis yang jelas.
- Implikasi manajerial : Manajer harus meninjau apakah struktur yang ada mendukung tujuan strategis perusahaan, dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.

Secara keseluruhan, manajer harus mempertimbangkan desain organisasi dengan cermat untuk mencapai keseimbangan antara efisiensi, fleksibilitas, dan kontrol.

Kamis, 22 Oktober 2015

Tips Menggunakan Flash Disk Agar Lebih Awet

            Flash disk? mungkin sebagian besar dari kalian punya sama benda yang satu ini.Ada yang punya lebih dari satu dan digunakan untuk menyimpan data kalian atau cuma untuk koleksi karena bentuknya yang unik.Tapi mungkin kalian pernah ngalamin punya flash disk tapi ga pernah awet,paling setaun/dua taun udah rusak/error flash disknya.Disini saya bakal ngasih beberapa tips dalam menggunakan flash disk agar lebih awet.

  1. Jangan menyimpan file-file yang sangat banyak kedalam flashdisk jika memungkinkan lebih baik di zip karena semakin banyak menyimpan file maka proses menulis flashdisk juga akan lebih banyak sehingga umurnya juga cepat berkurang.
  2. Jika tidak begitu penting hindari mengedit langsung dari flashdisk.Alternatifnya copy data di komputer kemudian di edit dan setelah selesai baru kembali di copy ke Flashdisk.
  3. Jika tidak dipakai/digunakan lepas Flashdisk dari komputer.Naah ini rata2 sering dilakukan sama kalian (termasuk saya) kalo lagi maen game/browsing flash disknya masih dicolokin ke USB port.
  4. Usahakan selalu melepas flashdisk dari komputer melalui “Safety Remove Hardware” bukan dari "Eject" dan hindari langsung melepas ketika sedah dalam proses membaca/menulis karena bisa saja rusak akibat arus listrik.
  5. Ketika membeli flashdisk jangan hanya melihat harganya tapi juga garansinya jika lebih mahal sedikit tetapi garansi lebih lama maka pilih yang garansinya lebih lama
            Segitu aja mungkin tips yang bisa saya kasih.Sebenarnya flash disk satu dan lainnya mempunyai umur dan kecepatan yang berbeda-beda.Awet atau tidaknya tergantung dari cara menggunakannya.